Kemenag Salurkan Rp. 3,62 Triliun BOS tahap I, 'Pembayaran Guru Honorer Madrasah dan Keperluan Operasional Sekolah'

informernews - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan dana bantuan Rp 3,62 triliun dana yang sudah disalurkan untuk 48.000 madrasah swasta. Adapun dana yang dicairkan itu untuk Biaya Operasional Raudlatul Athfal (BOPRA) Biaya Operasional Sekolah (BOS) Tahap I dan Pembayaran honorium Guru Madrasah .
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, total dana tersebut belum termasuk anggaran BOPRA yang dicairkan kantor wilayah Kemenag provinsi dan BOS Madrasah negeri yang anggarannya sudah ada di satuan kerja masing-masing. "Ditjen Pendidikan Islam tengah memproses pencairan BOS Madrasah swasta tahap II. Anggaran yang akan disalurkan mencapai Rp 3,668 triliun," kata Yaqut melalui keterangan tertulisnya, Senin (2/8/2021).
Yaqut mengatakan, pada tahun 2021, pihaknya mengalokasikan anggaran BOPRA dan BOS Madrasah hingga Rp 10,077 triliun. Jumlah ini terdiri atas Rp 7,319 triliun untuk madrasah swasta yang dicairkan oleh Ditjen Pendidikan Islam dan 1,958 triliun untuk madrasah negeri dan anggarannya sudah ada di masing-masing satker madrasah negeri.
"Serta Rp 800,670 miliar untuk RA yang anggarannya dicairkan oleh kanwil Kemenag provinsi atau Kakankemenag kabupaten/kota," ujar dia. Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani juga merinci anggaran BOS Madrasah swasta tahun 2021. Ia mengatakan, dana sebanyak Rp 3,079 triliun dialokasikan untuk 3.422.021 siswa madrasah ibtidaiyah atau MI sebesar 42 persen.
Kemudian, Rp 2,746 triliun untuk 2.496.647 siswa madrasah tsanawiyah atau MTS 38 persen dan 995.274 siswa madrasah aliyah (MA) dialokasikan Rp 1,492 triliun atau 20 persen. "BOP RA dan BOS Madrasah diberikan per tahun.
Besaran BOP RA, Rp 600.000 per siswa, BOS MI, Rp 900.000 per siswa, BOS MTS Rp1,1 juta per siswa, dan BOS MA, Rp1,5 juta per siswa," kata Ali "Proses pencairan dimungkinkan sudah bisa dilakukan pada bulan Agustus ini. Saya harap dana BOP RA dan BOS Madrasah ini bisa dioptimalkan juga untuk mendukung penguatan digitalisasi madrasah," ucap dia.
[informasi terbaru lainnya simak di www.informernews.my.id]
Komentar
Posting Komentar