Kisah Seorang Wanita Pelacur Masuk Surga, Karena Beri Minum Anjing, Subhanallah



Kisah seorang wanita dan anjing ini diceritakan langsung oleh Rasulullah Muhammad SAW. Jika Rasulullah Muhammad SAW bercerita atau mengisahkan suatu peristiwa, tentu ada kandungan pelajarannya untuk umat Islam.

Suatu ketika Rasulullah Muhammad SAW menceritakan kepada para sahabat tentang seorang wanita yang menggeluti pekerjaan sebagai pelacur atau kini dikenal wanita penjaja seks atau PSK (pekerja sek komersial).
Wanita ini, meski pekerjaannya hina dan kerap dicaci oleh masyarakat, namun akhirnya dicap sebagai ahli surga. Gara-garanya, wanita ini mengerjakan amalan ahli surga, yakni berbuat baik kepada hewan anjing. 

Dikisahkan, zaman dahulu ada seorang perempuan bekerja sebagai pelacur berjalan di tengah hari yang terik. Dia kemudian melihat seekor anjing yang menjulurkan lidahnya karena kehausan. Anjing itu terus mengelilingi sumur berharap bisa mendapat air untuk minum. Usahanya tak membuahkan hasil, sampai-sampi anjing tersebut hampir mati. Wanita yang melihat anjing itu kemudian menghampiri dan menolongnya. Dia melepas sepatunya, tutun ke dalam sumur, lalu mengambilkan air dengan sepatu itu.
Air itu kemudian diberikan kepada seekor anjing yang kehausan. Anjing itu kemudian kembali bugar, bertenaga, dan sehat. Alah SWT mencatat perbuatan wanita tersebut sebagai amal shaleh dan mengampuni dosa-dosanya.

Mendengar cerita Rasulullah Muhammad SAW, para sahabat kemudian bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah kita mendapatkan pahala karena berbuat baik kepada hewan?"

Lalu Rasulullah Muhammad SAW menjawab, "Berbuat baik kepada setiap mahluk bernyawa it uada pahalanya."

Kisah seorang wanita dan anjing yang dikisahkan Rasulullah Muhammad SAW itu ada di dalam hadis Bukhari.

Dari Abi Hurairah Radialohu'anhu dari Rasulullah SAW berabda, “Telah diampuni seorang wanita pezina yang lewat di depan anjing yang menjulurkan lidahnya pada sebuah sumur. Dia berkata, “Anjing ini hampir mati kehausan”. Lalu dilepasnya sepatunya lalu diikatnya dengan kerudungnya lalu diberinya minum. Maka diampuni wanita itu karena memberi minum. (HR Bukhari).

Dikutip dari laman akhwatmuslimah.com, faidah dari hadis tersebut, diulas dalam syarah Shahih Bukhari yaitu kitab Umdatul Qari jilid 15 halaman 277, adalah diterimanya amal seorang pelaku dosa besar asalkan dia seorang Muslim. Dan bahwa Allah SWT mungkin saja mengampuni dosa besar dengan amal yang kecil sebagai keutamaan.

Hikmah lainnya adalah seseorang dilarang untuk menghakimi orang-orang yang berbuat dosa sebagai ahli neraka.

Sebab, bisa saja di akhirnya hayatnya para pendosa itu melakukan amalan saleh atau amalan ahli surga dan Allah SWT mengampuni dosanya.

Semoga kita semua termasuk orang orang ahli surga aminn..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Untuk mengajarkan konsep animasi 2D dan 3D pada peserta didiknya, peserta didik harus mampu menentukan letak perbedaan yang paling mencolok antara animasi 2D dan 3D pada saat membuatnya

Jadwal PPPK 2024/2025 Dibuka untuk Guru Honorer dan Umum

Link Download Film Ipar Adalah Maut 2024 Kualitas HD Full Movie